Kata Pengantar
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Kami panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas berkah dan rahmatNya sehingga kami bisa menyusun buku kecil yang kami sebut PROFIL MADRASAH ALIYAH SALAFIYAH SIMBANGKULON.
Buku Profil ini kami susun agar bisa memberikan gambaran sekilas tentang sejarah berdirinya, latar belakang serta visi dan misi yang telah di canangkan oleh Yayasan.
Ada tiga visi dan misi yang selalu diperjuangkan. Visi dan misi tersebut bermuara pada pembentukan manusia yang berakhlakul karimah. Membentuk manusia yang sholeh dan akrom (mulia ) sekaligus membekali siswa dan siswi dengan ketrampilan yang memadai. Dengan demikian diharapkan mutakhorrijin (lulusan) bisa survive dalam kehidupan yang penuh competitif ini.
Setelah membaca buku ini diharapkan para pembaca dapat menyumbangkan ide-ide kreatifnya demi terwujudnya visi dan misi sebagaimana kami sebutkan diatas. Demikian pula kami menyadari bahwa dalam perjalanan pengelolaan Madrasah selama ini masih banyak kekurangan, maka untuk itu saran dan kritik para pembaca sangat diharapkan demi perbaikan dimasa yang akan datang.
Semoga buku ini bermanfaat dan memenuhi fungsinya dalam rangka menunjang usaha tercapainya tujuan pendidikan di Madrasah Aliyah Salafiyah Simbangkulon.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Pekalongan, Juni 2010
Kepala Madrasah
Drs. H. MUSLIKH. M.S.I
P R O F I L
MADRASAH ALIYAH SALAFIYAH ( MAS )
SIMBANGKULON BUARAN PEKALONGAN
A. Pendahuluan
Madrasah Aliyah Salafiyah Simbangkulon Buaran Pekalongan, adalah sebuah lembaga pendidikan formal di lingkungan Yayasan Salafiyah Simbangkulon Buaran Pekalongan yang didirikan dengan biaya swadaya masyarakat, sehingga sejak awal sistem pengelolaan pendidikan yang ada pada Madrasah Aliyah Salafiyah senantiasa berpihak pada arti pelayanan hajat masyarakat.
Karena itu, pengembangan Madrasah Aliyah Salafiyah amat tergantung kepada peran serta masyarakat setempat, baik pengembangan yang berkaitan dengan pengadaan bangunan fisik maupun tekhnik pengelolaan pendidikan dan pembelajaran.
Keikutsertaan mayarakat secara optimal menjadikan Madrasah Aliyah Salafiyah selalu dipandang memiliki nilai lebih diatas Madrasah atau sekolah lain yang setingkat, dan sekaligus mendapat tempat dalam hati masyarakat.
B. Latar Belakang berdirinya Madrasah Aliyah Salafiyah Simbangkulon (MAS)
1. Latar Belakang Secara Umum.
Sebelum menjadi sebuah lembaga formal yang berbentuk madrasah, proses pendidikan agama berjalan dalam bentuk majlis taklim Diniyah atau pondok pesantren yang secara khusus mendidik santri-sdantrinya dengan ilmu keagamaan. Majlis taklim ini diasuh oleh para ulama setempat yang secara langsung atau tidak langsung mempunyai pertalian erat dengan keluarga besar Pondok Pesantren yang didirikan dan diasuh oleh Almaghfurlah KH. Amir Idris, salah seorang ulama’ besar yang bertempat tinggal di desa Simbangkulon.
Dalam perkembangan selanjutnya oleh tokoh-tokoh agama setempat dipandang perlu mendirikan sebuah lembaga formal dan sekaligus dilengkapi dengan kepengurusan yang membawahi dan mengelola. Kepengurusan terbentuk pada tahun 1955,berbarengan dengan pembangunan gedung yang pertama yaitu Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah.
Untuk kepentingan yang lebih luas dan menyesuaikan dengan kebijaksanaan pemerintah sekarang dipandang perlu untuk dijadikan yayasan. Kemudian kepengurusan didaftarkan ke notaris menjadi bentuk sebuah yayasan pada tahun 1417 H. atau 2001 M.
Yayasan Salafiyah Simbangkulon hingga sekarang telah berhasil mendirikan 5 ( lima ) lembaga pendidikan formal yaitu :
a. Raudlotul Athfal Muslimat pada tahun 1957
b. Madrasah Ibtida’iyah Salafiyah pada tahun 1955
c. Madrasah Tsanawiyah Salafiyah pada tahun 1963
d. Madrasah Aliyah Salafiyah pada tahun 1971
e. Madrasah Aliyah Keagamaan Salafiyah pada tahun 1995
Secara umum bahwa pendirian dan pembangunan madrasah mempunyai banyak alasan yang mendasar yang tidak bisa lepas dari cirri-ciri sebagai berikut :
1. Sebagai Lembaga Tafaqquh Fiddin
Sebagai lembaga Tafaqquh Fiddin, diharapkan lahir generasi-generasi muslim yang berakh al-karimah dan menguasai ilmu agama yang memadai. Selanjutnya diharapkan mampu menjawab tantangan dan persoalan-persoalan waqi’iyah yang membutuhkan legitimasi agama, akibat perkembangan tekhnologi yang makin canggih.
2. Sebagai Lembaga Pertahanan Faham Ahlussunah Wal Jama’ah.
Sebagai lembaga pertahanan faham Ahlussunah Wal Jama’ah dimaksudkan mampu mempertahankan dan melestarikan faham Ahlussunah Wal Jama’ah, dengan upaya menanamkan dan mendoktrin ajaran-ajaran agama yang berwawasan faham Ahlussunah Wal Jama’ah. Dengan demikian, dapat terwujud lapis generasi yang menjunjung tinggi dan gigih memperjuangkan faham tersebut serta menjaga kultur kehidupan kaum nahdiyin.
3. Sebagai Pencetak Sumber Daya Manusia yang Berkualitas.
Sebagai lembaga pencetak Sumber Daya Manusia, lembaga bermaksud membentuk lapis generasi yang mempunyai kemampuan untuk merespon tantangan kehidupan, baik yang bersifat personal maupun sosial masyarakat, pada masa mendatang yang kian kompetitif pada segala aspek kehidupan.
Kajian-kajian ilmiah baik teoritis praktis maupun ekstra dan non ekstra kurikuler di kedepankan secara bersama-sama, seperti praktik ibadah, latihan ketrampilan komputer serta kegiatan-kegiatan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat..
Disamping memperoleh bekal ilmu-ilmu pengetahuan umum yang memadai, para siswa-siswi juga memperoleh pendidikan ilmu-ilmu agama yang bereferensi pada kitab-kitab kuning. Sehingga diharapkan dapat menjadi sosok insan yang berkwalitas dan memiliki integritas moral agama yang tinggi.
2. Latar Belakang Secara Khusus
Ada dua alasan yang mendasar bagi pendirian Madrasah Aliyah Salafiyah. Pertama merupakan program jangka panjang untuk mengembangkan lembaga-lembaga pendidikan di lingkungan Yayasan Salafiyah. Kedua pada saat yang sama ada tuntutan masyarakat yang menghendaki pendirian Madrasah Aliyah di lingkungan Yayasan Salafiyah. Sebab makin banyak alumni Madrasah Tsanawiyah yang menginginkan melanjutkan belajar ke Madrasah Aliyah atau ke sekolah lanjutan berikutnya. Namun pada saat itu mereka tidak menemukan Madrasah atau sekolah yang memiliki relevansi dengan prinsip-prinsip pendidikan dasar ilmu pengetahuan yang mereka peroleh di Madrasah Tsanawiyah Salafiyah, khususnya pada disiplin ilmu keagamaan yang bersumber pada kitab-kitab kuning. Oleh karena itu pada tanggal 1 Januari 1975 didirikanlah Madrasah Menengah Atas Salafiyah dengan Sk. Departemen Agama RI Perweakilan Prop. Jawa Tengah. Kemudian pada tanggal 1 Maret 1978 berubah nama menjadi Madrasah Aliyah Salafiyah dengan no piagam madrasah dari Departemen Agama Republik Indonesia : Lk/3c/24/Pgm/MA/79. Pada mulanya hanya ada program Agama dan IPS. Kemudian pada tahun 1995 ditambah dengan program IPA. Dan terakhir pada tahun 2000 M program Agama dihapus diganti menjadi Madrasah Aliyah Keagamaan ( MAK ).
Madrasah Aliyah Salafiyah sampai saat sekarang selalu melakukan pembenahan yang mengarah pada upaya pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan. Peningkatan tersebut telah berhasil. Sedang Indikatornya adalah sebagai berikut :
1. Keberhasilan siswa-siswinya dalam pencapaian prestasi yang memuaskan pada saat mengikuti ujian nasional ( UN ), sehingga pada tahun pelajaran 2005-2006 memperoleh peringkat satu jawa tengah untuk program IPA dan empat untuk program IPS. Sedangkan pada tahun berikutnya peringkat satu untuk kabupaten Pekalongan.
2. Adanya peningkatan animo pendaftaran siswa dari tahun ke tahun.
3. Pada tahun 1998 Madrasah Aliyah Salafiyah berhasil memperoleh status Terakreditasi A dengan Nomor . Kw.11.4/4/PP.03.2/625.26.02/2006, An Direktur Jenderal Pembinaan Perguaruan Agama Islam.
4. Adanya peningkatan alumni Madrasah mendapatkan beasiswa untuk belajar di Timur Tengah maupun di perguruan tinggi di Indonesia.
C. Visi dan Misi Madrasah Aliyah Salafiyah
Madrasah Aliyah Salafiyah memiliki visi dan misi yang sejalan dengan orientasi nilai-nilai perjuangan pondok pesantren dan kepentingan masyarakat muslim secara luas.
VISI
Tercipta Insan Sholeh dan Akrom, berilmu, beramal dan berakhlak mulia
MISI
1. Membangun kualitas perilaku keberagamaan ala Ahlussunnah wa al-jama’ah
2. Meningkatkan kompetensi ilmu Agama dan ilmu umum
3. Meningkatkan ketrampilan berbahasa Arab dan Inggris
Sabtu, 05 Februari 2011
Mohon Do'a
Sebentar lagi semua pelajar (kelas 3) di Indonesia akan melaksanakan ujian nasional termasuk para siswa-siswi MA Salafiyah Simbangkulon. maka kami segenap keluarga besar MA Salafiyah Simbangkulon mohon Do'a restu kepada seluruh masyarakat Indonesia agar Ujian Nasional kali ini dapat memberikan manfaat bagi perkembangan pendidikan Indonesia kedepan. dan semoga seluruh peserta ujian Nasional dapat lulus 100% tanpa ada yang tertinggal.
Langganan:
Komentar (Atom)